Memilih dashcam mobil terlihat sederhana. Namun, ketika mulai melihat berbagai pilihan di pasaran, Anda akan menemukan dashcam dengan harga ratusan ribu hingga jutaan rupiah, resolusi Full HD sampai 4K, serta pilihan satu, dua, atau tiga kamera.
Masalahnya, tulisan 4K, night vision, atau parking mode pada kemasan belum tentu cukup untuk menunjukkan apakah sebuah dashcam benar-benar sesuai dengan kebutuhan Anda.
Ada dashcam yang cocok untuk merekam perjalanan sehari-hari, tetapi kurang optimal untuk digunakan saat malam. Ada juga dashcam yang mampu merekam bagian depan dengan tajam, tetapi tidak merekam kejadian di belakang atau di dalam kabin.
Sebelum membeli, berikut sembilan hal penting yang perlu Anda periksa.
1. Tentukan Jumlah Kamera yang Dibutuhkan

Dashcam umumnya tersedia dalam tiga pilihan.
Dashcam satu kamera
Dashcam ini hanya merekam area depan mobil.
Pilihan ini cocok untuk pengguna yang membutuhkan rekaman dasar perjalanan dengan anggaran yang lebih terjangkau. Namun, kejadian di belakang maupun di dalam kabin tidak akan terekam.
Dashcam dua kamera
Dashcam dua kamera biasanya terdiri dari kamera depan dan kamera belakang.
Jenis ini cocok untuk pengguna yang menginginkan perlindungan lebih lengkap, terutama ketika terjadi tabrakan dari belakang atau insiden saat mobil sedang mundur.
Dashcam tiga kamera
Dashcam tiga kamera merekam bagian depan, belakang, dan kabin secara bersamaan.
Pilihan ini cocok untuk:
- Mobil keluarga.
- Kendaraan operasional perusahaan.
- Pengemudi taksi online.
- Mobil yang sering dipinjamkan.
- Pengguna yang menginginkan perlindungan lebih menyeluruh.
Jangan langsung memilih jumlah kamera terbanyak. Sesuaikan dengan area yang memang ingin Anda pantau.
2. Perhatikan Resolusi Rekaman

Resolusi menentukan jumlah detail yang dapat direkam oleh kamera.
Beberapa resolusi yang umum ditemukan adalah:
- Full HD atau 1080p.
- 2K atau 1440p.
- 4K atau 2160p.
Dashcam 2K sudah cukup untuk penggunaan harian, terutama jika kondisi pencahayaan baik. Sementara itu, dashcam 4K mampu menyimpan detail lebih tinggi dan memberikan ruang lebih besar ketika rekaman diperbesar.
Namun, resolusi tinggi juga menghasilkan ukuran file yang lebih besar. Karena itu, Anda perlu mempertimbangkan kapasitas kartu memori yang digunakan.
Hal penting lainnya: jangan hanya melihat tulisan 4K. Kualitas sensor, lensa, HDR, bitrate, dan pemrosesan gambar juga memengaruhi hasil akhirnya.
3. Periksa Sensor Kamera dan Kemampuan Merekam Malam

Banyak insiden terjadi ketika kondisi pencahayaan tidak ideal, misalnya saat malam, hujan, memasuki area parkir, atau melewati jalan yang minim lampu.
Karena itu, kemampuan merekam dalam kondisi gelap perlu menjadi pertimbangan utama.
Salah satu teknologi sensor yang banyak digunakan pada kamera keamanan dan dashcam adalah Sony STARVIS. Teknologi ini dikembangkan untuk menghasilkan sensitivitas tinggi, noise yang rendah, serta kemampuan menangkap objek pada kondisi minim cahaya. STARVIS 2 juga menawarkan kemampuan dynamic range yang lebih luas pada sensor yang mendukungnya.
Ketika membandingkan produk, periksa:
- Nama sensor kamera.
- Kemampuan merekam saat malam.
- Keberadaan HDR atau WDR.
- Contoh rekaman asli, bukan hanya gambar promosi.
- Kemampuan membaca objek bergerak dan kendaraan di depan.
4. Cari Dashcam dengan HDR atau WDR

Kondisi jalan memiliki perbedaan cahaya yang sangat besar.
Contohnya:
- Keluar dari area parkir gelap menuju jalan terang.
- Berkendara menghadap matahari.
- Merekam kendaraan dengan lampu yang sangat terang.
- Berkendara malam di jalan dengan banyak lampu toko.
HDR atau WDR membantu kamera menyeimbangkan bagian yang terlalu terang dan terlalu gelap.
Fitur ini penting karena resolusi tinggi saja belum tentu mampu menghasilkan gambar yang jelas ketika pencahayaan sangat kontras.
5. Periksa Fitur Parking Mode

Parking mode memungkinkan dashcam melakukan pemantauan ketika mobil sedang diparkir.
Fitur ini berguna untuk merekam kejadian seperti:
- Mobil tersenggol di tempat parkir.
- Benturan ketika kendaraan ditinggalkan.
- Aktivitas mencurigakan di sekitar mobil.
- Vandalisme atau kerusakan kendaraan.
Namun, parking mode biasanya membutuhkan instalasi daya khusus, misalnya melalui hardwire kit.
Sebelum memasang, tanyakan kepada penjual atau installer mengenai:
- Cara kerja parking mode.
- Apakah dashcam merekam terus-menerus atau berdasarkan benturan.
- Apakah tersedia sistem perlindungan tegangan aki.
- Apakah pemasangan sesuai dengan sistem kelistrikan kendaraan.
6. Sesuaikan Kapasitas Kartu Memori

Semakin tinggi resolusi dan semakin banyak jumlah kamera, semakin besar pula kapasitas penyimpanan yang diperlukan.
Dashcam tiga kamera dengan rekaman 4K akan menggunakan ruang lebih besar dibanding dashcam satu kamera dengan resolusi 1080p.
Periksa kapasitas maksimum yang didukung oleh dashcam. Selain kapasitas, gunakan kartu memori yang sesuai untuk perekaman video terus-menerus.
Dashcam umumnya menggunakan sistem loop recording. Ketika kartu memori penuh, rekaman lama akan ditimpa secara otomatis oleh rekaman baru.
Karena itu, segera simpan atau pindahkan rekaman penting setelah terjadi insiden.
7. Pilih yang Memiliki Wi-Fi dan Aplikasi

Dashcam dengan Wi-Fi memungkinkan pengguna menghubungkan kamera ke smartphone.
Melalui aplikasi, pengguna biasanya dapat:
- Melihat rekaman.
- Mengunduh video.
- Mengubah pengaturan.
- Melihat tampilan kamera secara langsung.
- Menyimpan bukti tanpa melepas kartu memori.
Fitur ini sangat membantu ketika Anda perlu menunjukkan atau mengirimkan rekaman dengan cepat.
Sebelum membeli, periksa apakah aplikasinya mudah digunakan serta mendukung sistem operasi smartphone Anda.
8. Pertimbangkan GPS dan ADAS

GPS logger dapat menyimpan informasi perjalanan seperti lokasi dan rute kendaraan. Pada beberapa produk, data kecepatan juga dapat disimpan bersama rekaman.
Sementara itu, ADAS atau Advanced Driver Assistance System dapat memberikan peringatan tertentu ketika berkendara. Namun, fitur ADAS pada dashcam sebaiknya diperlakukan sebagai fitur bantuan, bukan pengganti konsentrasi pengemudi atau sistem keselamatan bawaan mobil.
Fitur ini lebih relevan untuk pengguna yang:
- Sering melakukan perjalanan jauh.
- Mengelola kendaraan operasional.
- Membutuhkan catatan perjalanan.
- Menginginkan data tambahan bersama rekaman video.
9. Periksa Instalasi, Garansi, dan Layanan Purnajual

Dashcam yang bagus tetap dapat bermasalah jika pemasangannya tidak rapi atau tidak sesuai dengan sistem kelistrikan mobil.
Instalasi yang baik seharusnya:
- Tidak menghalangi pandangan pengemudi.
- Memiliki jalur kabel yang rapi.
- Tidak mengganggu airbag.
- Menggunakan sumber daya yang sesuai.
- Memastikan kamera belakang terpasang pada posisi yang tepat.
Selain itu, periksa masa garansi, ketersediaan pusat layanan, bantuan teknis, buku panduan, dan installer yang memahami produk.
Produk dengan spesifikasi tinggi tetapi tanpa layanan purnajual yang jelas dapat menyulitkan ketika terjadi kendala.
Pilihan Dashcam Berdasarkan Kebutuhan
Berikut gambaran sederhananya.
| Kebutuhan | Jenis dashcam yang dapat dipertimbangkan |
|---|---|
| Merekam perjalanan sehari-hari | Satu kamera dengan resolusi minimal 2K |
| Merekam bagian depan dan belakang | Dashcam dua kamera |
| Memantau depan, kabin, dan belakang | Dashcam tiga kamera |
| Sering meninggalkan mobil di parkiran | Dashcam dengan parking mode |
| Sering berkendara malam | Sensor low-light, HDR, dan rekaman malam yang baik |
| Kendaraan operasional | Tiga kamera, GPS, kapasitas memori besar |
| Ingin mengambil video melalui HP | Dashcam dengan Wi-Fi dan aplikasi |
Contoh Dashcam untuk Perlindungan Tiga Area
Untuk pengguna yang ingin merekam bagian depan, kabin, dan belakang sekaligus, salah satu pilihan di HIRO adalah Dr.Cam+ Apex 3 STARVIS 2.
Apex 3 memiliki kamera depan 4K, kamera kabin Full HD, kamera belakang 2K, sensor Sony IMX678, IMX307 dan IMX675, HDR, GPS logger, Wi-Fi, parking monitoring 24 jam, serta dukungan kartu memori hingga 512 GB. Produk ini juga memiliki garansi resmi 12 bulan.
Tautkan ke halaman koleksi dashcam HIRO. Koleksi tersebut saat ini mencakup produk satu kamera, dua kamera, tiga kamera, dan spion dashcam.
Kesimpulan
Dashcam yang paling tepat bukan selalu yang paling mahal atau memiliki tulisan spesifikasi paling besar.
Pilihan terbaik adalah dashcam yang sesuai dengan kebutuhan penggunaan mobil Anda.
Sebelum membeli, periksa:
- Jumlah kamera.
- Resolusi rekaman.
- Jenis sensor.
- Kemampuan merekam malam.
- HDR atau WDR.
- Parking mode.
- Kapasitas kartu memori.
- Wi-Fi dan aplikasi.
- Instalasi serta garansi.
Dengan memilih dashcam berdasarkan kebutuhan, Anda tidak hanya mendapatkan rekaman perjalanan, tetapi juga perlindungan yang lebih sesuai untuk mobil, pengemudi, dan penumpang.
Masih bingung menentukan dashcam yang cocok? Konsultasikan kebutuhan kendaraan Anda dengan tim HIRO Automotive sebelum membeli.